Cara Kerja Mesin Pencarian

Seperti yang saya jelaskan pada BAB 1 – Apa Itu SEO, mesin pencarian adalah mesin penjawab. Mereka ada untuk menemukan, memahami, dan mengatur konten yang tersebar luas di internet untuk menemuka hasil yang paling sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh pencari.

Agar dapat muncul dihasil pencarian juga ada aturan mainnya, yaitu konten kamu harus terlihat terlebih dahulu oleh mesin pencari. Ya ini bisa dibilang bagian terpenting dari teka-teki SEO. Jika website kamu tidak ditemukan, kamu tidak akan pernah muncul di SERP (Search Engine Results Page) atau Halaman Hasil Mesin Pencari.

Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencari?

Mesin Pencarian memiliki 3 fungsi utama, yaitu:

  1. Perayapan: Menjelajahi konten di internet, melihat-lihat kode/konten untuk setiap URL yang mereka temukan.
  2. Indeks: Menyimpan dan mengatur konten yang ditemukan selama proses perayapan. Setelah halaman di indeks, halaman tersebut akan disusun untuk ditampilkan sebagai hasil kueri yang relevan.
  3. Peringkat: Perhitungan yang menilai kualitas halaman website, mencari tahu seberapa relevan halaman/konten tersebut dengan istilah pencarian, dan menentukan bagaimana hasil diberi peringkat berdasarkan kualitas dan popularitasnya.

Apa itu Perayapan(Crawl) Mesin Pencari?

Perayapan (Crawling) adalah proses dimana mesin pencarian dapat mencari dan memindai serta mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mengindeks halaman dengan benar menggunakan alat yang disebut dengan Crawler (bot atau spider).

Pengertian web crawler–atau sering juga disebut spiders— adalah sebuah tool untuk mengindeks dan mengunduh konten dari internet, lalu disimpan ke dalam database mesin pencari.

Konten atau informasi dapat bervariasi, bisa berupa halaman web. gambar, video, PDF, dan lainnya. Tetapi apapun formatnya, konten ditemukan oleh tautan(URL).

Googlebot memulai dengan mengambil beberapa halaman web, lalu mengikuti link yang ada pada halaman web tersebut untuk menemukan URL baru. Dengan melompat disepanjang jalur tautan ini. Bot dapat menemukan konten baru dan menambahkannya ke indeks mereka yang biasa disebut dengan Caffeine – basis data besar dari URL yang ditemukan untuk kemudian ditampilkan ketika seorang pencari mencoba untuk mencari informasi yang sesuai dengan kueri pencarian.

Noted: Wah, ribet juga ya? ya sederhananya adalah menelurisi setiap link yang ada pada halaman website dengan bantuan googlebot.

Apa Itu Indeks Mesin Pencari?

Setelah menemukan halaman/konten, bot akan mengambil atau merendernya seperti yang dilakukan oleh browser. Artinya, bot harus melihat apa yang kamu lihat, seperti gambar, video, atau jenis halaman konten dinamis lainnya.

Bot mengatur ini kedalam kategori, termasuk gambar, CSS, HTML, teks/kata kunci, dan lainnya. Proses ini memungkinkan crawler untuk memahami apa yang ada dihalaman web tersebut, prekursor yang diperlukan untuk memutuskan kata kunci pencarian halaman website yang relevan atau sesuai.

Optimasi Untuk Pemilik Website

Pastikan crawler melihat situs kamu seperti yang kamu inginkan. Mengontrol bagian mana dari situs yang kamu izinkan untuk mereka indeks.

  • Alat Inspeksi URL: Jika kamu ingin tahu apa yang dilihat crawler saat mereka mendarat di website kamu, kamu bisa menggunakan Alat Inspeksi URL. Kamu juga dapat menggunakan alat tersebut untuk mencari tahu mengapa crawler tidak mengindeks halaman tersebut atau meminta google untuk meng-indeksnya.
  • Robot.txt: Kamu tidak ingin crawler menampilkan halaman website kamu di SERP, sebagai contoh: halaman penulis, halaman kontak, atau yang lainnya. Ini bisa kamu atur atau menggunakan file robot.txt untuk mengontrol akses dengan memberi tahu bot halaman mana yang dapat mereka rayapi atau tidak.

Sebagai catatan, memblokir crawler dari area tertentu dalam website kamu tidak akan mempengaruhi peringkat penelusuran kamu. Sebaliknya, ini akan membantu crawler untuk memfokuskan area/halaman mana yang terpenting untuk mereka crawl.

Peringkat Mesin Pencari

Ketika seseorang melakukan pencarian, mesin pencari menjelajahi database indeks mereka untuk mencari konten paling relevan dan kemudian memberikannya kepada pencari tersebut dengan harapan dapat menyelesaikan permintaan pencari.

Pengurutan hasil pencarian menurut relevansi ini dikenal sebagai peringkat. Secara umum, kamu dapat berasumsi bahwa semakin tinggi peringkat situs web, semakin relevan juga mesin pencari terhadap situs tersebut dengan kueri.

Algoritma mesin pencari menggunakan banyak faktor untuk menentukan kualitas halaman dalam indeks-nya.  Mesin pencari memanfaatkan seluruh rangkaian algoritma untuk memberikan peringkat pada hasil yang paling relevan.

Banyak faktor peringkat yang digunakan dalam algoritma ini, menganalisis popularitas umum dari suatu konten dan bahkan pengalaman yang dimiliki pengguna saat mereka membuka halaman website. Faktor-faktor ini antara lain:

  • Kualitas backlinks
  • Mobile Friendly
  • Kesegaran atau seberapa baru konten tersebut
  • Engagement
  • Kecepatan Website

Kesimpulan

Inilah dasar dari mesin pencari, kamu tidak perlu mengetahui seluk beluk algoritma mesin pencari karena ini akan tetap menjadi misteri. Tetapi sekarang kamu sudah memiliki pengetahuan dasar yang bagus tentang mesin pencari (menemukan, menafsirkan, menyimpan, dan memberi peringkat konten). Berbekal pengetahuan tersebut, kita akan belajar tentang memilih kata kunci atau keyword research pada bab selanjutnya.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *