Panduan Lengkap Email Marketing Untuk Pemula

Panduan Lengkap Email Marketing Untuk Pemula

Email marketing adalah strategi terpenting dalam pemasaran digital untuk terus terhubung dengan audiens dalam bisnis.

Mungkin saat ini di email kalian juga sudah banyak email tentang penawaran, konfirmasi, atau apapun.

Tapi kenapa email? apa penting? apa bagusnya email? Kalau tidak penting kenapa ada email, simplekan?

Tapi disini kita akan membahas tetang email marketing lebih dalam, bukan hanya sekedar email saja tapi banyak faktor-faktor untuk membuat email marketing yang sukses. Berikut ini list yang akan kita bahas dalam panduan ini;

  1. Apa itu email marketing?
  2. Tujuan email marketing – Bagaimana Menentukan dan Mengukurnya
  3. Memilih provider email marketing
  4. 4 Campaign penting dalam email marketing
  5. Bagaimana meningkatkan database email bisnis
  6. Desain Email
  7. Pengujian Email

Apa itu Email Marketing?

Email marketing adalah penggunan email untuk membangun hubungan dengan audiens dan mempromosikan produk atau layanan bisnis. Berikut ini alasan mengapa bisnis harus memiliki program email marketing:

  • Email marketing yang sukses dapat menjadi cara paling efektif untuk bisnis dengan menjangkau pelanggan untuk terlibat dengan bisnis kamu langsung dari kotak masuk (inbox) email mereka.
  • Campaign email jauh lebih efisien dari sisi budget atau modal ketimbang iklan.
  • Selain untuk terhubung dengan audiens bisnis, email marketing juga merupakan alat yang ampuh unuk mendapatkan loyalitas pelanggan.

Hampir semua website ecommerce, sosial media, aplikasi digital pastinya membutuhkan alamat email untuk mendaftar dan dipastikan email yang digunakan tidak akan hilang selama mereka masih mengakses website tersebut.

Tujuan email marketing – Bagaimana Menentukan dan Mengukur

Sekarang kita perdalam lagi tujuan dari email marketing ini, apa yang bisa dicapai dengan mengintegrasikan program email marketing kedalam strategi bisnis kamu.

  • Meningkatkan traffic website – Email marketing juga bagus untuk meningkatkan traffic website, tayangan video, atau konten apapun dari pengiriman email.
  • Mendapatkan pelanggan – email marketing juga berguna untuk membangun database konsumen yang secara sukarela memberikan informasi mereka untuk mendapatkan informasi berguna tentang bisnis kamu.
  • Mempromosikan jualan dan jangkauan – baik secara langsung atau tidak langsung, beberapa orang tidak akan keberatan dikirimi email yang dipersonalisasikan kepada mereka, seperti mengenai diskon, produk terbaru, atau perkembangan terbaru.
  • Mempertahankan loyalitas pelanggan – email marketing yang terprogram dengan baik akan membuat brand/merek bisnis kamu diingat oleh pelanggan atau audiens kamu.
  • Meningkatkan kualitas database – Saat mengumpulkan data dengan benar dari audiens atau pelanggan, data tersebut bisa menjadi aset bisnis. Pastikan bahwa kamu rutin menyaring dan memonitoring database email bisnis kamu agar mendapatkan email valid yang rutin membuka email yang kamu kirimi.
  • Pemasaran Otomatis – Email marketing yang terorganisisr dengan baik dapat menjadi alat untuk pemasaran otomatis¬† dengan memanfaatkan penjadwalan pada sistem email.

Mengukur Kesuksesan Dari Metrik Email Marketing

Misalnya kamu mengirimkan 10.000 email dan tidak melakukan pelacakan, apakah kamu benar-benar mengirimnya? Jika kamu tidak memproses data analitiknya, bagaimana kamu tahu kalau campaign email kamu berhasil? Tanpa data analitik dalam email marketing pastinya akan gagal.

Tips membuat program email marketing adalah menetapkan KPI untuk bisnis kamu setiap kali meluncurkan campaign email marketing. Berikut ini beberapa KPI email terbaik untuk mengukur keberhasilan email marketing:

  1. Bounce rate: persentase total email yang berhasil atau tidak email terkirim.
  2. Open rate: persentase totdal email terkirim dan dibuka.
  3. Clickthrough rate: persentase penerima email yang mengklik link didalam email.
  4. Conversion rate: persentase penerima email yang membuka email, mengklik link, dan menyelesaikan tindakan yang ditentukan seperti download atau melakukan pembelian.
  5. Unsubscribe rate: jumlah orang yang berhenti berlangganan dari daftar email kamu setelah menerima email tertentu.
  6. List growth rate: tingkat dimana orang mendaftarkan email mereka.
  7. Email share rate: jumlah orang yang meneruskan email kamu.
  8. Sender score/reputation: kemungkinan provider email akan memblokir email kamu, mengirimkannya, atau bahkan menandainya spam.

Meskipun ini metrik dasar dalam email marketing, tapi ini sudah lebih dari cukup untuk kamu memahami metrik dari kesuksesan dalam program email marketing.

Memilih provider email marketing

Loh kan email bisa menggunakan gmail atau yahoo, kenapa harus menggunakan provider juga? sederhanya email marketing bisnis berbeda dengan email biasa, dan kapasitas pengiriman juga terbatas. Bayangkan kamu mengirimkan 50.000 email dalam sekali pengiriman? jelas tidak mungkin bisa menggunakan gmail bahkan mengirimkan 10 email pun bagaimana kamu melacaknya?

oke kembali ke topik.

Memilih provider untuk email marketing adalah dasar terpenting untuk sukses atau tidaknya kamu membuat program email marketing. Seperti yang saya jelaskan pada metrik diatas, kamu harus melihat kelengkapan atau fasilitas email marketing dari provider tersebut.

Untuk dasar atau gratis kamu bisa menggunakan fasilitas Mailchimp. Mereka memberikan gratis database kontak email sebesar 2.000 .

sumber

Untuk bisnis skala kecil saya pikir menggunakan mailchimp sudah lebih dari cukup. Sebenarnya ada beberapa provider email marketing lain yang bisa kamu gunakan,  seperti aweber, atau constant contact dan masih banyak lagi.

4 Campaign penting dalam email marketing

Meskipun campaign email bervariasi disetiap bisnis, tapi ada beberapa yang bersifat universal tidak peduli apa produk ataupun bisnisnya. Berikut ini 4 campaign penting penting yang harus audiens bisnis kamu ataupun pelanggan kamu.

Email Selamat Datang

Interaksi pertama yang paling umum dengan calon pelanggan adalah email selamat datang. Ini kesempatan terbaik untuk bisnis kamu untuk terhubung dengan pelanggan kamu serta membuat bisnis kamu terlihat profesional walaupun sederhana.

Email selamat datang ini bukan hanya sekedar “halo selamat datang saja” email ini harus bisa memberikan pelangan kamu tentang informasi gambaran keseluruhan tentang bisnis kamu atau istilahnya memperkenalkan diri kepada pelanggan.

Pengingat Email Cart Belanja

Diperkirakan lebih dari 80% cart pada keranjang belanja sebelum pembelian ditinggalkan oleh pembeli. Yang berarti bisnis tersebut kehilangan penjualan dalam jumlah yang cukup besar.

Entah pelanggan kamu iseng atau kurang kerjaan, tapi ketika mereka melakukan add to cart produk atau layanan tandanya mereka ada ketertarikan dengan produk atau layanan tersebut. Ya mungkin mereka tidak memiliki uang saat ini yang akhirnya mereka meninggalkannya hanya sampai add to cart saja. Sebenarnya ini hanya tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan penjualan, jadi tidak ada salahnya kamu mengirimkan email pengingat keranjang belanja kepada pelanggan kamu. Bisa pada waktunya gajian atau awal bulan agar mereka mengingat kembali pesanan tersebut.

Email Promosi Produk

Jujur saja, saat ini persanginan sudah begitu dasyat dan tidak mungkin juga pelanggan atau audiens kamu melihat website/bisnis kamu setiap hari. Yang berarti mereka tidak mungkin mengetahui bahwa bisnis kamu memiliki layanan , produk, diskon baru kecuali kamu menghubungi mereka. betul?

Dengan menyiapkan campaign email promosi, kamu memberi tahu konsumen/pelangan kamu tentang produk, layanan, atau penawaran baru yang mungkin mereka minati sekaligus meningkatkan brand awereness bisnis kamu.

Email Promosi Liburan

Sekilas email promosi liburan mirip dengan email promosi produk tapi sebenarnya sedikit berbeda. Email promosi liburan biasa dilakukan pada momen tertentu seperti liburan, tanggal cantik, atau hari khusus.

Karena tren belanja konsumen atau aktifitas online meningkat selama musim liburan misalnya, atau pas pada tanggal gajian.

Bagaimana Meningkatkan Database Email Bisnis

Mengelola pelanggan bisnis bisa dimulai dari membuat katalog khusus, siapa yang telah berlangganan secara organik atau dari mana sumber data tersebut berasal (dari newsletter atau penawaran khusus dan lainnya).

Membuat master data pelanggan aktif bisnis adalah langkah terpenting. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan database email bisnis, bisa dari formulir berlangganan, pembayaran, promosi, penawaran baru, popup atau yang lainnya.

Segmentasikan daftar email bisnis untuk personalisasi yang lebih baik

Disini seperti yang saya katakan diatas yaitu membuat katalog khusus atau mengelompokkan pelanggan kamu dengan kriteria yang berbeda, yang mana akan membuat email kamu lebih dipersonalisasi untuk menghasilkan keterlibatan pelanggan/audiens kamu lebih besar. Berikut contoh dasar segmen email yang bisa dilakukan:

  • Demografi: seperti faktor usia dan jenis kelamin, sederhanya tidak mungkin kamu mengirimkan email produk wanita kepada laki-laki.
  • Lokasi: Lokasi berbeda juga mempengaruhi produk atau layanan yang ramai dicari.
  • Aktivitas Pembelian: Melacak pembelian dapat membantu kamu membuat konten yang yang bisa diarahkan kesetiap pelanggan.
  • Tingkat Keterlibatan: Minat berdasarkan kategori, topik, atau produk yang dilihat.

Semakin kamu bisa mengelompokkan database email bisnis kamu, maka email yang kamu kirim juga semakin relevan dengan audiens kamu.

Desain Email

Jujur saja, setiap harinya pasti kamu menerima email bahkan sebagian orang bisa menerima puluhan sampai ratusan email setiap harinya, jadi poinnya adalah penting untuk mengirimkan email yang menonjol dari puluhan bahkan ratusan email lainnya.

contoh wireframe desain email

Manusia terhubung untuk memproses informasi visual, diperkirakan 90% informasi yang di proses oleh orak bersifat visual, artinya manusia cenderung merespon gambar lebih baik ketimbang teks. Maka sangat penting sekali untuk membuat desain email yang menarik untuk dilihat.

Jika sebuah email sulit dibaca atau tidak enak dipandang, kemungkinan besar email tersebut akan masuk ke tempat sampah atau bahkan dilupakan sebelum dilihat. Untuk itu penting untuk menggunakan desain yang bersih dan sederhana.

  • Mudah untuk menemukan bagian terpenting dari email kamu, bisa menggunakan background gambar untuk pemanis dan terlihat elegan.
  • Konsisten branding disetiap email. Setiap email yang kamu kirim harus membawa logo atau brand bisnis.
  • Buat identitas email yang tidak berubah, konsisten dalam desain email dapat membantu pelanggan kamu mengingat kamu walau hanya melihat email kamu sekilas.

Pengujian Email

Email markerting itu mengalir dan berubah, artinya kamu tidak bisa melupakannya begitu saja setelah email selesai dikirim.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu harus melakukan pengujian, pengukuran, dan pengoptimalan email secara berkala untuk menemukan apa yang berhasil untuk audiens bisnis kamu.

Dalam melakukan pengujian email, semuanya harus diuji. Sebagai besar provider email saat ini menyediakan fitur untuk mempermudah menjalankan pengujian A/B testing untuk menemukan variasi unggulan bahkan melacak semua metrik email terkirim.

sumber

Terus bereksperimen dalam program email marketing untuk menemukan mana campaign yang berhasil, seperti jenis konten, promo, waktu, hari, jam pengiriman email merupakan cara terbaik untuk menemukan momentum yang terbaik dalam mengirimkan email dan mendapatkan hasil yang bagus.

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah mempelajari dasar dalam program email marketing, jadi dalam email marketing bukan saja hanya mengirimkan email dan melupakannya. 7 poin ini dapat menjadi pondasi dasar kamu untuk menjalankan program email marketing. Kamu harus menyesuaikan poin ini dengan bisnis kamu sendiri. Kembangkan lagi strategi kamu menggunakan poin-poin ini dan terus lakukan pengujian/eksperimen untuk menemukan strategi mana yang tepat untuk bisnis kamu dalam menjalankan program email marketing.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *