Panduan Lengkap Search Engine Marketing Untuk Pemula

Panduan Lengkap Search Engine Marketing Untuk Pemula

Panduan Lengkap Search Engine Marketing Untuk Pemula

Apa itu Search Engine Marketing(SEM)?

Pemasaran website menggunakan iklan berbayar yang biasanya muncul pada hasil pencarian (SERP). Saat pengguna mengetik atau mencari dengan kata tertentu maka website kamu akan mencul sebagai hasil untuk kueri penelusuran.

Pengiklan menawar pada kata kunci tertentu yang mungkin dimasukan atau dicari oleh pengguna baik itu di google ataupun bing saat mencari informasi, produk, atau lainnya untuk memberikan kesempatan kepada pengiklan agar iklan mereka muncul pada hasil pencarian tersebut.

iklan ini biasanya menggunakan metode CPC (Cost Per Click) atau BPK (Biaya Per Klik) dan saat ini tersedia dalam berbagai format. Setiap iklan hasil penelusuran ini biasanya ditandai dengan tulisan iklan, berikut ini contohnya:

contoh hasil iklan penelusuran biasanya ditandai dengan tulisan iklan
contoh hasil iklan penelusuran biasanya ditandai dengan tulisan iklan

SEM vs SEO, Apa bedanya?

Umumnya SEM (Search Engine Marketing) mengacu pada pemasaran penelusuran berbayar, dimana orang membayar kepada jaringan periklanan seperti google untuk menampilkan website/iklan mereka pada hasil penelusuran.

Sedangkan SEO (Search Engine Optimization) tidak berbayar alias gratis, mereka (website) mendapatkan tempat gratis di pencarian dengan memiliki konten yang relevan dengan pencarian kata kunci tertentu.

Baik SEO ataupun SEM harus menjadi bagian dari fundamental strategi digital marketing. SEO adalah cara paling ampuh untuk mengarahkan atau mendapatkan traffic website untuk jangka panjang karena bersifat organik. Saya sudah membahasnya pada artikel Apa itu SEO (Search Engine Optimization).

Mengapa SEM (Search Engine Marketing) Penting?

Bayangkan jika SEM dikombinasikan dengan SEO, pastinya website atau bisnis kamu dapat berada di puncak pencarian seperti google, bing, ataupun mesin pencarian lainnya. Halaman pertama dari hasil pencarian mendapatkan lebih dari 80% secara keseluruhan untuk semua klik yang terjadi.

SEM menjadi semakin signifikan sebagai pendongkrak traffic pada tahun 2020, tidak usah menggunakan data-pun pastinya kamu sudah menyari ini.

Tapi bukan serta merta jika kamu beriklan sudah bisa mendapatkan hasil, tentunya ada beberapa faktor lain yang harus diperhatikan. kita akan membahasnya satu-persatu jadi sabar šŸ˜€

Kata Kunci Pencarian

Kata kunci ini adalah dasar dari SEM. Saat pengguna memasukan kaya kunci (sebagai bagian dari kueri penelusuran) ke dalam mesin pencari untuk menemukan apa yang mereka cari, seharusnya tidak mengeherankan jika kata kunci menjadi dasar dari strategi SEM.

Riset kata kunci sudah saya jelaskan pada artikel Riset Kata Kunci. Kamu bisa mempelajari cara riset kata kunci pada artikel tersebut.

Kata Kunci dan Struktur Akun

Aspek atau faktor lain selain kata kunci untuk berhasil dalam SEM adalah struktur akun.

Pengelompokan kaya kunci yang tepat dan struktur akun dapat membantu kamu mencapai atau mendapatkan rasio klik tayang (CTR) yang lebih tinggi, biaya per klik yang lebih rendah/murah. Standarnya campaign SEM berhasil jika CTR mencapai 10% dan 2% iklan display (gambar). Akun iklan kamu seperti google ads atau bing ads harus bisa disusun seperti ini agar hasil iklan kamu lebih optimal.

sumber

Seperti yang kamu lihat diatas, akun terstruktur yang optimal harus terdiri dari beberapa elemen berbeda:

  • campaign
  • Ad Group
  • Keyword
  • Grouping Ads

Kamu harus bisa membuat beberapa campaign dengan beberapa ad group serta membagi beberapa keyword untuk iklan lainnya. Bingung? oke saya berikan contoh kasus agar mudah dipahami.

Anggaplah campaign ini adalah program dari bisnis kamu, misalnya pogram tahun baru. Lalu kamu membuat Ad Group misalnya program tahun 1 dan program tahun baru 2. Setelah itu kamu membuat daftar keyword atau kata kunci yang relevan untuk program tersebut. Lalu Grouping Ads, misalnya kamu membuat program tahun baru diskon 1, program tahun baru diskon 2.

Apa Tujuannya? tujuannya adalah agar kamu dapat melihat program mana yang lebih optimal baik dari RKT (Rasio Klik Tayang) atau metrik lainnya yang kamu targetkan dan menghentikan program mana yang kurang optimal.

Ini hanya contoh kecil dan sederhana saja, tapi dasarnya tetap sama.

Cara Kerja Lelang Iklan

Setelah semua kamu pahami, sekarang kamu harus mengikuti tahap lelang iklan, disini saya menggunakan google ads untuk contoh lelang iklan.

Semua iklan yang muncul pada hasil pencarian google tentunya sudah melewati tahap lelang iklan sebelum akhirnya muncul di hasil pencarian (SERPs). Sebelum mengikuti lelang iklan ini, kamu harus terlebih dahulu mengidentifikasi kata kunci yang ingin kamu tawar(bid), dan mengklarifikasi berapa biaya yang mungkin kamu bayar untuk setiap klik yang didapatkan dari kata kunci tersebut.

Saat menambahkan kata kunci ke grup iklan untuk campaign penelusuran, kamu dapat memilih jenis pencocokan yang kamu inginkan dengan memasukkan kata kunci dalam salah satu format berikut:

  • UntukĀ pencocokan luas (broad match), masukkan kata kunci tanpa format (misalnya, topi wanita)
  • Untuk modifier pencocokan luas (broad match modifier), masukkan kata kunci dengan tanda + di depan istilah yang diubah (misalnya, +topi +wanita)
  • UntukĀ pencocokan frasa (pharse match), masukkan kata kunci dalam tanda kutip (misalnya, “topi wanita”)
  • UntukĀ pencocokan persis (exact match), masukkan kata kunci dalam tanda kurung (misalnya, [topi wanita])

Selah membuat kata kunci yang kamu tawar (bid), maka kata kunci itu sudah masuk dalam daftar kata kunci yang kamu bidik. Sebagai catatan bahwa tidak semua iklan akan muncul disetiap pencarian yang berhubungan dengan kaya kunci itu. Karena dalam tahap lelang iklan ini, google memiliki sistem AI (Artificial Intelligence) yang kompleks dalam menilai dan menimbang semua faktor sebelum akhirnya iklan itu muncul. Faktor utama saat menentukan iklan mana yang akan ditampilkan pada hasil pencarian(SERP) adalah tawaran maksimum dan skor kualitas iklan kamu.

Skor kualitas sederhananya adalah estimasi kualitas iklan, yang dilaporkan pada skala 1-100. Semakin relevan iklan kamu dengan pengguna, serta seberapa besar kemungkinan pengguna mengklik, dan mendapatkan pengalaman arahan yang menyenangkan (bahasa google nih), semua adalah faktor dalam skor kualitas iklan secara menyeluruh.

Strategi SEM

Strategi SEM bermuara pada pengoptimalan iklan. Untuk membuat strategi yang baik, kamu harus memahami cara kerja platform iklan dan secara efektif mengelola variabel yang mempengaruhi kinerja iklan seperti kata kunci, anggaran, dan lainnya.

Beberapa alat(tools) terbaik untuk menyusun strategi SEM yaitu:

Ya masih banyak tools lain yang bisa digunakan tapi saya pikir alat (tools) diatas sudah lebih daricukup untuk menyusun strategi SEM, tidak harus semua tools kamu gunakan. Pilihlah sesuai budget dan kebutuhan saja. Ibaratnya tools ini adalah pisau, jadi pisau ini berguna atau tidak tergantung dari penggunanya. Pahamkan?

Kesimpulan

Dalam SEM (Search Engine Marketing) inilah dasar yang harus kamu pahami bahkan kuasai, bukan serta merta membuat iklan berdasarkan pemikiran saja. Karena belum tentu apa yang kamu pikir berhasil juga berhasil dimata orang lain. Jadi fungsinya melakukan semua dengan terorganisir dan terstruktur adalah untuk meminimalisir resiko kegagalan dalam SEM dan mensuksesan strategi bisnis kamu dengan SEM.

Dengan materi dasar ini kamu harus mengembangkan dan menyesuaikan lagi dengan bisnis kamu, buat poin-poin dari materi ini lalu aplikasikan kedalam bisnis kamu. Percayalah bahwa strategi yang sama untuk bisnis yang samapun terkadang memiliki hasil yang berbeda, jadi terus bereksperimen untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *