Panduan Lengkap Youtube Ads Untuk Pemula

Panduan Lengkap Youtube Ads Untuk Pemula

Panduan Lengkap Youtube Ads Untuk Pemula

Saat ini youtube adalah website terbesar kedua diunia, yang memiliki lebih dari 2 miliar pengguna aktif dalam 1 bulan.

Youtube pertama kali meluncurkan program periklanan  pada Januari 2009 dan mendapatkan lebih dari satu miliar penayangan video setiap harinya. Bisa dibayangkan potensi dan peluang emas untuk memperkenalkan bisnis menggunakan youtube ads.

Pada panduan ini, kita akan membahas semua dasar-dasar youtube ads. Jadi ikuti terus panduan ini.

Apa itu Youtube Ads?

Youtube Ads adalah fitur yang disediakan oleh youtube untuk pengguna, brand, atau marketer untuk bisa memasang iklan pada platform youtube. Priklanan di youtube paling populer saat ini adalah berupa konten video yang ditampilkan dalam video sebelum pengguna melihat video yang diinginkan atau dicari.

Jenis Iklan Youtube

Dalam periklanan youtube, ternyata ada beberapa jenis yang harus diketahui, anatara lain:

  • Iklan in-stream yang dapat dilewati (Skip)
  • Iklan in-stream yang tidak dapat dilewati (Preroll Ads) dan iklan bumper
  • Iklan penemuan video (sebelumnya dikenal sebagai iklan dalam-tampilan)
  • Iklan non-video (misalnya, gambar atau banner)

Kurang paham? berikut akan kita jelaskan lebih jauh mengenai jenis-jenis iklan dalam youtube ads.

Iklan in-stream yang dapat dlewati (Skip)

Jenis iklan ini akan muncul sebelum video asli ditampilkan, biasanya pengguna/penonton akan melihat cuplikan selama 5 detik sebelum akhirnya tombol Skip ditampilkan dan pengguna/penonton dapat melewatinya.

Bisanya jenis iklan ini akan dibarengi dengan tampilan banner aplikasi atau situs website yang dimana ketika pengguna atau penonton ini mengklik iklan tersebut akan dibawa pada halaman arahan iklan tersebut.

Iklan in-stream yang tidak dapat dilewati (Preroll Ads)

Jenis iklan ini kurang lebih hampir sama dengan iklan yang dapat diskip tapi perbedaannya disini adalah pengguna atau penonton harus menunggu 15 – 20 detik sebelum akhirnya video asli ditampilkan.

Untuk iklan bumper adalah kurang lebih sama dengan iklan preroll ads, tapi perbedaannya disini adalah durasi video hanya 6 detik (pengiklan mengiklankan video dengan durasi 6 detik) dan tidak dapat dilewati (Skip). Jenis iklan ini biasanya bisa muncul dibagian tertentu dalam video atau menit tertentu dalam video asli. berikut contohnya:

Iklan Penemuan

Jenis iklan ini biasanya akan muncul ketika pengguna atau penonton mencari sesuatu di pencarian youtube. Jika kata kunci yang dicari pengguna atau penonton sesuai dengan kata kunci yang ditentukan oleh pengiklan maka iklan akan muncul bersamaan dengan hasil pencarian. Biasanya jenis iklan ini akan di labeli dengan tanda Iklan (Ad) pada bagian video-nya.

Iklan non-video (misalnya, gambar atau banner)

Jenis iklan ini kurang lebih sama dengan iklan gambar (display) dan iklan teks yang ditemukan pada website yang memang iklan google adsense. Tapi dalam youtube ada beberapa perbedaan nama dan penempatan dalam iklan, yaitu:

  • Iklan bergambar (display) – muncul dibagian kanan (sidebar) dan menyertakan gambar, teks, serta tombol CTA (Call to Action) yang langsung mengarah ke halaman arahan yang ditetapkan pengiklan.
  • Iklan hamparan dalam video – muncul didalam konten video asli, biasanya berupa teks.

Sampai disini kamu sudha mengetahui dan mengenal jenis-jenis iklan di Youtube Ads. Sekarang kita akan membahas bagaimana cara beriklan di youtube ads.

Cara Beriklan di Youtube

Disini kita akan memasuki bagian terpenting dalam panduan ini. Pertama, iklan video kamu akan ditayangkan di youtube, jadi mulailah kamu mengunggah video ke saluran (channel) youtube kamu. Pastikan juga bawa video kamu sudah dalam mode publik atau terpublikasi.

Tips: Perhatikan juga video yang kamu unggah dikhususkan untuk pemasaran atau tujuan kampanye iklan kamu di youtube.

Buat Kampanye (Campaign) Kamu

Masuk ke akun Google Ads kamu dan pilih kampanye baru. Jika kamu belum memiliki akun google ads, kamu bisa mengikuti panduan yang sudah dijelaskan pada Panduan Lengkap Google Ads Untuk Pemula.

Tentukan tujuan atau goal dari kampanye iklan kamu

  • Sales
  • Leads
  • Website traffic
  • Product and brand consideration
  • Brand awareness and reach
  • App Promotion
  • Local store visits and promotions
  • Or: Create a campaign without a goal’s guidance

Pilih Jenis Kampanye (Campaign)

Mengapa kamu harus memiliki atau mengunggah video pemasaran terlebih dahulu di saluran (channel) youtube kamu sebelum beriklan di youtube? Karena hal ini untuk mengoptimalkan peluang iklan kamu agar ditampilkan lebih maksimal untuk mendapatkan performa terbaik dari kampanye iklan youtube yang kamu jalankan. Biasanya video kamu juga akan ditampilkan pada hasil pencarian atau iklan penemuan di youtube.

Catatan! Iklan bergambar (display) juga dapat ditampilkan di youtube, tetapi perlu diingat bahwa itu bukan iklan video. Iklan tersebut hanya berupa teks dan gambar kecil saja, dan muncul disemua jaringan display google.

Memilih Subjenis Kampanye

Memberi Nama Kampanye

Memberi nama kampanye (campaign) bertujuan agar kamu dapat membedakan kampanye satu dengan yang lainnya. Hal ini juga agar membantu kamu bisa menemukan, memonitoring, melacak, mengelola, dan mengoptimalkan kampanye iklan kamu berikutnya.

Tentukan Parameter Kampanye

Pilih strategi penawaran kampanye kamu. Umumnya, jenis kampanye kamu akan menentukan beberapa hal ini:

  • konversi
  • klik
  • tayangan

Masukkan anggaran kamu, bisa perhari atau sepanjang promosi kamu serta jangan lupa juga untuk mengatur tanggal iklan kamu akan tayang dan berakhir.

Pilih dimana iklan kamu akan ditampilkan:

  • Penemuan saja (Discovery), yaitu hasil pencarian youtube
  • Semua, yaitu hasil pencarian, halaman saluran (channel), video, dan beranda youtube.
  • Jaringan display youtube, yaitu website yang bekerja sama dengan google sebagai publisher google adsense, dan lainnya.

Pilih bahasa dan lokasi audiens kamu. Kamu dapat menentukan siapa, dimana, dan bagaimana iklan kamu akan ditampilkan. Sama seperti halnya penentuan audiens pada Facebook Ads. Disini kamu bisa menentukan lokasi, umur, jenis kelamin, dan sebagainya sebagai target dari kampanye iklan kamu.

Pilih seberapa “sensitif” iklan kamu, hal ini mencakup seberapa banyak kata tidak sopan, kekerasan, atau menjurus ke arah seksual yang kamu inginkan agar iklan kamu ditampilkan atau ditayangkan. Semakin sensitif iklan kamu, maka semaki kecil rasio iklan kamu ditayangkan.

Tetap kan Halaman Arahan

Seperti pada iklan di Google Ads, kamu juga harus memasukan halaman arahan atau link iklan kamu. Selanjutnya tekan tombol Buat Kampanye untuk menjalankan kampanye kamu.

Selamat! kamu sudah berhasil membuat kampanye iklan youtube pertama kamu. Untuk lebih lanjut mengenai pedoman youtube seperti syarat dan ketentuan periklanan youtube kamu bisa membacanya disini.

Bonus! Kiat-Kiat Sukses Iklan di Youtube

Periklanan youtube bukan hanya sekedar membuat iklan saja, banyak sekali faktor-faktor untuk mensuksesan kampanye iklan kamu. Karena pada akhirnya, iklan kamu akan dinilai oleh para penonton atau pengguna di youtube. Jadi membuat iklan yang sukses kamu juga harus kreatif dalam membuat video, apa yang ingin kamu sampaikan dan apa yang menjadi nilai lebih dari bisnis kamu.

Hindari Clickbait! Membuat iklan clickbait atau informasi yang setengah-sengah hanya akan menjatuhkan bisnis kamu secara perlahan. Saat ini semua orang, audiens atau netizen sudah cukup pintar untuk menilai. Bisa-bisa jika kamu membuat iklan clickbait hanya akan menggiring opini publik atau netizen kearah yang negatif untuk bisnis kamu.

Ada beberapa metrik dasar yang bisa kamu gunakan untuk melacak atau memonitoring kampanye youtube kamu, yaitu:

  • Tayangan : Berapa banyak orang yang melihat video kamu
  • Views : Berapa banyak orang yang menonton melebihi 30 detik
  • Rasio tampilan: Berapa persentase orang yang telah melihat iklan kamu
  • Biaya per klik (BPK): Berapa biaya yang kamu keluarkan untuk setiap klik tautan atau link dari iklan
  • Biaya per tampilan (CPV): Berapa yang kamu belanjakan atau anggarkan untuk setiap tampilan 30 detik
  • Perolehan tindakan : Berapa banyak orang yang berlangganan (subscribe) saluran kamu, mengunjungi website kamu, atau menyukai video kamu karena iklan tersebut

Panduan panjang iklan video YouTube

Panjang minimum

  • Iklan yang dapat dilewati: 12 detik

Panjang maksimum

  • Iklan yang dapat dilewati: 3 menit
    • Iklan yang dapat dilewati di YouTube Kids: 60 detik
  • Iklan yang tidak dapat dilewati: 15 detik
    • Iklan yang tidak dapat dilewati di EMEA, Meksiko, India, Malaysia, dan Singapura: 20 detik
  • Iklan bumper: 6 detik

Periklanan di youtube kurang lebih hampir sama dengan perikalan google ads. Dasar-dasarnya tidak jauh berbeda dan saya sudah menjelaskan semuanya disana, kamu dapat mempelajarinya pada panduan lengkap google ads untuk pemula.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *